Nomor Telepon

0233 - 661 518

E-Mail

ypiahm.majalengka@gmail.com

Website

http://alhidayahmajalengka.com

Dalam rangka memperingati hari sampah nasional yang jatuh pada tanggal 21 Februari 2021 SMP Putri Al – Hidayah telah melakukan kunjungan edukasi ke SMK Kehutanan Negeri Kadipaten, hasil observasi yang dapat kami simpulkan diantaranya:

  • sampah organik (degradable)
  • sampah organik (non undegradable)
  • sampah bahan berbahaya dan beracun (B3)

  • Sampah Organik

Sampah yang cepat membusuk dan cepat terurai.

CONTOH : daun kering, sisa makanan, kulit buah, dsb.

  • Sampah Non Organik

      Sampah yang tidak mudah terurai.

CONTOH : plastik, kardus, kaleng, kertas, minyak sisa, oli dsb.

  • Sampah B3

     Sampah yang dihasilkan dari kegiatan atau usaha baik dari sektor industri, pariwisata, pelayanan kesehatan maupun

dari domestik rumah tangga.

CONTOH : hair spray, baterai,  insektisida, masker, baygon, kabel, dsb.

TIGA R:

     • Reduce (mengurangi sampah dari awal, contoh: membawa goodie bag sendiri saat pergi belanja)

     • Reuse (menggunakan kembali barang yang ada, agar tidak menjadi sampah, contoh: memakai botol sendiri atau

tumbler)

     • Recycle (mendaur ulang menjadi barang yang lebih berguna, contoh: membuat kerajinan dari sampah plastik).

Mengapa 21 Februari ditetapkan sebagai Hari Peduli Sampah Nasional?

#HPSN #21Februari

Semoga tak terjadi lagi tragedi seperti di Cimahi, Jawa Barat, pada 21 Februari 2005 yang menyebabkan 157 jiwa melayang dan dua kampung (Cilimus dan pojok) hilang dari peta karena tergulung longsoran sampah yang berasal dari Tempat Pembuangan Akhir Leuwigajah.

Maka dari itu tanggal 21 Februari di peringati sebagai hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).

C𝗮𝗿𝗮 𝗺𝗲𝗻𝗮𝗯𝘂𝗻𝗴 𝘀𝗮𝗺𝗽𝗮𝗵 𝗱𝗶 B𝗮𝗻𝗸 S𝗮𝗺𝗽𝗮𝗵 W𝗮𝗻𝗮 B𝗲𝘀𝘁𝗮𝗿𝗶

1. Mengumpulkan dan memilah sampah dari rumah sesuai dengan jenisnya (di Bank Sampah Wana Bestari hanya

menerima sampah non organik).

2. Datang ke Bank Sampah Wana Bestari, lalu ke bagian administrasi untuk mengambil nomor antrian dan buku

tabungan (buku tabungan tidak berbayar) .

3. Menaruh sampah yang sudah dikumpulkan dan dipilah di rumah (letakkan nomor antrian dan buku tabungan di atas

sampah, agar tidak keliru dengan setoran nasabah lain).

4. Sampah yang dikumpulkan akan ditimbang sesuai kiloan, dan dicatat di buku tabungan (tanggal setoran, berat

sampah, jenis sampah, harga sampah, dan total saldo sampah yang kita setor).

5. Selain dicatat di buku tabungan, saldo bank sambah para nasabah juga direkap di buku besar teller kemudian

dilaporkan ke pengelola Bank Sampah untuk dicatat di buku administrasi.

6. Buku tabungan boleh dibawa pulang atau dititipkan ke bagian administrasi.

7. Saldo tabungan sampah bisa diambil berupa uang atau ditukarkan dengan produk seperti, tulipware, minigold, atau

produk lain yang bekerja sama dengan Bank Sampah Wana Bestari.

Note : sampah yang akan ditabung harus dipilah-pilah terlebih dahulu agar tidak memakan tempat dan waktu.

Alhamdulillah Bank Sampah memiliki beberapa manfaat bagi manusia dan lingkungan hidup, seperti membuat lingkungan lebih bersih, menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan, dan membuat sampah menjadi Barang Ekonomis.

Masyarakat juga dapat sewaktu-waktu mengambil uang pada tabungannya saat tabungannya sudah terkumpul banyak.

Yukk… Kumpulkan sampah kalian di Bank Sampah.